Formulasi dan Optimasi SNEDDS Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) dan Uji Aktivitas Antibakteri terhadap Escherichia coli
DOI:
https://doi.org/10.56904/jgpr.v1i02.171Keywords:
SNEDDS, Escherichia coli, daun pepaya, antibakteri, optimasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengoptimalkan formulasi Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) yang mengandung ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) dan untuk mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli. Ekstrak daun pepaya diperoleh dengan maserasi menggunakan etanol 70%. Formulasi SNEDDS disiapkan menggunakan Triacetin sebagai fase minyak, Tween 80 sebagai surfaktan, dan Transcutol sebagai kosurfaktan, dengan berbagai rasio komposisi yang dioptimalkan menggunakan Design Expert (D-Optimal Mixture Design). Karakterisasi fisikokimia meliputi transmitansi, waktu emulsifikasi, pH, dan pengukuran ukuran partikel dan indeks polidispersitas (PDI) menggunakan Particle Size Analyzer (PSA) berbasis Dynamic Light Scattering (DLS). Formula yang dioptimalkan dengan nilai desirabilitas 1 menunjukkan waktu emulsifikasi 6,48–13,03 detik, transmitansi 93,819–97,893%, pH 5,66–5,98, ukuran partikel 254,2 nm, dan PDI 0,378, yang menunjukkan distribusi ukuran partikel yang relatif homogen. Pengujian antibakteri menggunakan metode difusi cakram menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya memiliki zona hambat 0,45 ± 0,23 mm, yang meningkat menjadi 0,78 ± 0,03 mm setelah diformulasikan menjadi SNEDDS, meskipun masih lebih rendah daripada kontrol positif siprofloksasin (11,30 ± 0,00 mm). Penelitian ini menunjukkan bahwa SNEDDS meningkatkan sifat fisikokimia ekstrak daun pepaya, meskipun peningkatan aktivitas antibakterinya masih terbatas dibandingkan dengan antibiotik standar
References
1. Lim SG, Islam N, Widjaja N. Analisis fitokimia dan fitofisiologi daun Carica papaya L.: flavonoid, alkaloid, tanin, dan potensi kesehatan. J Integr Biol Sci. 2021;15:34–42.
2. Misnan R, Salim MN, Abdullah NA. Variations in leaf morphology and flavonoid profiles at different ripening stages and sexual forms of Carica papaya L. var. Sekaki. Nat Prod Commun [Internet]. 2024; https://doi.org/10.1177/1934578X241260175
3. Buya AB, Beloqui A, Memvanga PB, Préat V. Self-Nano-Emulsifying Drug-Delivery Systems: From the Development to the Current Applications and Challenges in Oral Drug Delivery. Pharmaceutics [Internet]. 2020;12:1194. https://doi.org/10.3390/pharmaceutics12121194
4. Rodríguez J, Londoño C, Sepúlveda-Crespo D, Grandas A, Sánchez L. Advances in self-nanoemulsifying drug delivery systems for herbal bioactives: physicochemical considerations and therapeutic perspectives. J Drug Deliv Sci Technol [Internet]. 2023;79:104020. https://doi.org/10.1016/j.jddst.2022.104020
5. Danaei M, Dehghankhold M, Ataei S, Hasanzadeh Davarani F, Javanmard R, Dokhani A, et al. Impact of Particle Size and Polydispersity Index on the Clinical Applications of Lipidic Nanocarrier Systems. Pharmaceutics [Internet]. 2018;10:57. https://doi.org/10.3390/pharmaceutics10020057
6. Febryna D, Rachmawati E, Andriani Y. Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli. Jurnal Farmasi Indonesia [Internet]. 2022;19:89–96. https://doi.org/10.20473/jfi.v19i2.29993
7. Dani A, Rachmawati E, Wardhani P. Mekanisme resistensi bakteri Gram negatif dan strategi herbal untuk mengatasinya. J Appl Pharm Sci [Internet]. 2023;13:137–48. https://doi.org/10.7324/JAPS.2023.13051
8. Wisam S, Shukri M, Mohammed A. Sifat antibakteri ekstrak daun pepaya (Carica papaya) dan profil fitokimia terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. Asian Pac J Trop Biomed [Internet]. 2020;10:494–502. https://doi.org/10.4103/2221-1691.293191
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salshabilla Audi Fanni Putri, Anugerah Budipratama Adina, Rayhan Akbar, Szalszabilla Rahayu, Alhara Yuwanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Abstract 17
- PDF (Bahasa Indonesia) 13

