Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Informasi Obat dan Konseling dalam Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Pusdikkes Puskesad

Authors

  • I Wayan Purna Bawa Jakarta Global University
  • Szalszabilla Rahayu Jakarta Global University
  • Dewi Rahmawati Jakarta Global University
  • Rina Adriany Jakarta Global University
  • Nopratilova Jakarta Global University

Keywords:

kepuasan pasien, pelayanan kefarmasian, servqual, rumah sakit, karakteristik responden

Abstract

Pelayanan kefarmasian memiliki peran penting dalam menjamin penggunaan obat yang aman, efektif, dan rasional. Oleh karena itu, evaluasi terhadap pelayanan tersebut perlu dilakukan secara berkala untuk menilai kepuasan pasien serta meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Pusdikkes berdasarkan lima dimensi Servqual (Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy), serta menganalisis hubungan karakteristik pasien dengan tingkat kepuasan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei pada 400 pasien rawat jalan yang dipilih menggunakan rumus Slovin, dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial dengan uji korelasi Spearman Rank dan Kendall Tau menggunakan IBM SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan berada pada kategori “puas” dengan skor rata-rata 79%, di mana dimensi assurance (82%) dan empathy (81%) memperoleh skor tertinggi, sedangkan dimensi tangible (76%) menjadi aspek terendah terutama pada ketersediaan obat dan media informasi. Penelitian ini menegaskan bahwa dimensi assurance berperan penting dalam membangun kepercayaan pasien, dan empati memperkuat daya tanggap, namun aspek tangible perlu diperbaiki. Berdasarkan hasil penelitian, pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Pusdikkes Puskesad tergolong memuaskan, dengan tingkat kepuasan pasien mencapai 79%. Meskipun demikian, hasil tersebut juga menunjukkan perlunya peningkatan pada aspek edukasi mengenai efek samping obat, penyediaan media informasi visual, serta perhatian lebih terhadap pasien lanjut usia

Author Biography

Dewi Rahmawati, Jakarta Global University

Pelayanan kefarmasian memiliki peran penting dalam menjamin penggunaan obat yang aman, efektif, dan rasional. Oleh karena itu, evaluasi terhadap pelayanan tersebut perlu dilakukan secara berkala untuk menilai kepuasan pasien serta meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Pusdikkes berdasarkan lima dimensi Servqual (Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy), serta menganalisis hubungan karakteristik pasien dengan tingkat kepuasan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei pada 400 pasien rawat jalan yang dipilih menggunakan rumus Slovin, dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial dengan uji korelasi Spearman Rank dan Kendall Tau menggunakan IBM SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan berada pada kategori “puas” dengan skor rata-rata 79%, di mana dimensi assurance (82%) dan empathy (81%) memperoleh skor tertinggi, sedangkan dimensi tangible (76%) menjadi aspek terendah terutama pada ketersediaan obat dan media informasi. Penelitian ini menegaskan bahwa dimensi assurance berperan penting dalam membangun kepercayaan pasien, dan empati memperkuat daya tanggap, namun aspek tangible perlu diperbaiki. Berdasarkan hasil penelitian, pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Pusdikkes Puskesad tergolong memuaskan, dengan tingkat kepuasan pasien mencapai 79%. Meskipun demikian, hasil tersebut juga menunjukkan perlunya peningkatan pada aspek edukasi mengenai efek samping obat, penyediaan media informasi visual, serta perhatian lebih terhadap pasien lanjut usia

References

1. Marandhani LD, Juliaha S, Makhdalena, Sembiring EV. Gambaran pelaksanaan pelayanan farmasi klinik pada pasien rawat inap di instalasi rawat inap Rumah Sakit X Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2025;6(1):38–48. Tersedia pada: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/6584

2. Jonkisz AK. SERVQUAL method as an “old new” tool for improving the quality of medical services: A literature review. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2021 Oct;18(20):10758. https://doi.org/10.3390/ijerph182010758

3. Handayani GN. Kualitas Pelayanan Kefarmasian Kepuasan Pasien. Malang: Media Nusa Creative; 2020. hlm. 15–17.

4. Novaryatiin S, Ardhany DS, Aliyah S. Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di RSUD Dr. Murjani Sampit. Borneo Journal of Pharmacy. 2018 May;1(1):22–26. https://doi.org/10.33084/bjop.v1i1.239

5. Nisa Z, Sugihantoro H, Syahrir A, Wijaya D. Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Ganesha Farma Kabupaten Lamongan. Journal of Islamic Pharmacy. 2021;6(1). Tersedia pada: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/25430

6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.

7. Fitriana SN. Pelaksanaan pelatihan dan pengembangan SDM divisi customer service di PT Bank Lampung KCP Natar [Skripsi]. Lampung: Departemen Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Metro Lampung; 2020. Tersedia pada: https://ejournal.metrouniv.ac.id

8. Mahendro UJ, Ningsih D, Handayani SR. Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Puskesmas Pracimantoro I Wonogiri. Journal of Islamic Pharmacy. 2022 Dec;7(2):86–93. https://doi.org/10.18860/jip.v7i2.17455

9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2008.

10. Ramadhani KM. Analisis tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan tahun 2019 [Skripsi]. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Helvetia; 2019. Tersedia pada: http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/2853

11. Wahyuningsih S. Hubungan mutu pelayanan puskesmas dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Tanjung Puri Kabupaten Sintang tahun 2019 [Skripsi]. Pontianak: Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Pontianak; 2019.

Published

2025-12-31

How to Cite

Bawa, I. W. P., Rahayu, S., Rahmawati, D., Adriany, R., & Nopratilova. (2025). Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Informasi Obat dan Konseling dalam Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Pusdikkes Puskesad . Journal of Global Pharmacy Research (JGPR), 1(02), 74–82. Retrieved from https://journal.jgu.ac.id/index.php/jgpr/article/view/174
Views
  • Abstract 14
  • PDF (Bahasa Indonesia) 15
Universitas Global Jakarta